Pembuatan Aplikasi Sistem Peminjaman Fasilitas Berbantuan Kodular Pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Walikota Depok Berbasis Mobile
Main Article Content
Abstract
Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat mendorong berbagai Lembaga pemerintahan untuk menyesuaikan diri dalam meningkatkan mutu layanan publik, termasuk dalam pengelolaan sarana dan prasarana umum. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok hingga saat ini masih menerapkan sistem manual dalam proses peminjaman fasilitas, seperti penggunaan ruang aula dan layanan perpustakaan keliling. Proses manual tersebut sering menimbulkan masalah seperti duplikasi data, kehilangan dokumen, serta rendahnya efisiensi dalam pengelolaan informasi. Dengan melihat kondisi tersebut, penelitian ini dilaksanakan untuk merancang dan membangun sebuah aplikasi peminjaman fasilitas berbasis mobile melalui platform Kodular. Aplikasi ini dibuat agar masyarakat dapat mengajukan peminjaman fasilitas secara daring melalui perangkat Android, sekaligus membantu pihak admin dalam memusatkan serta mengamankan pengelolaan data peminjaman. Pengembangan sistem mengikuti model Waterfall, yang mencakup tahap identifikasi kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan sistem. Fitur utama yang disediakan mencakup registrasi akun, login, pengajuan peminjaman, konfirmasi oleh admin, serta keamanan sistem dengan verifikasi email. Hasil pengujian dengan pendekatan Black Box menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi sesuai rancangan dan mampu memenuhi kebutuhan para penggunanya. Dengan diterapkannya aplikasi ini, diharapkan proses peminjaman fasilitas pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok menjadi lebih cepat, efisien, tertata dengan baik, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
[1]. D. Wiryany, S. Natasha, and R. Kurniawan, “Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi terhadap Perubahan Sistem Komunikasi Indonesia,” Jurnal Nomosleca, vol. 8, no. 2, pp. 242-252, 2022, doi: 10.26905/nomosleca.v8i2.8821.
[2]. S. Jorgi, A. S., and N. Zulkarnaim, “Pengembangan Aplikasi Mobile Layanan Pariwisata Lokal Sulawesi Barat Menggunakan Framework Flutter,” Jurnal Komputer dan Informatika, vol. 10, no. 2, pp. 114-121, 2022, doi: 10.35508/jicon.v10i2.6623.
[3]. R. Setiawan, “Rancang Bangun Media Pembelajaran Berbasis Android Tanpa Coding Semudah Menyusun Puzzle,” Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi, vol. 2, no. 2, 2020, doi: 10.31326/sistek.v2i2.729.
[4]. A. M. Budiarti et al., “Pengembangan Masyarakat: Laporan Hasil Observasi dan Wawancara Desa Pulau Betung Kecamatan Pemayung.”
[5]. H. Salsabila, K. Nurnazhiifa, and Y. T. Herlambang, “Pendidikan dan Teknologi: Studi Filsafat dalam Perspektif Don Ihde,” Seroja: Jurnal Pendidikan, vol. 3, no. 1, pp. 1-12, 2024.
[6]. I. Sommerville, Software Engineering, 10th ed. Boston, MA, USA: Pearson, 2016.
[7]. R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 9th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 2020.
[8]. G. J. Myers, C. Sandler, and T. Badgett, The Art of Software Testing, 3rd ed. Hoboken, NJ, USA: Wiley, 2011.
[9]. T. Connolly and C. Begg, Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management, 6th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2014.
[10]. E. F. Codd, “A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks,” Communications of the ACM, vol. 13, no. 6, pp. 377-387, 1970, doi: 10.1145/362384.362685.